Selasa, 06 Oktober 2009

PENOLONG ADALAH CIRI KEHIDUPAN KRISTEN

Melihat dinamika kehidupan saat ini, yang semakin tidak jelas arah dan tujuannya maka setiap orang pasti menginginkan seorang penolong yang memberikan bantuan untuk dapat kuat menjalani dinamika kehidupan ini. Akan tetapi untuk memperoleh dan mencari seorang penolong sangat sulit sekali, sering menemukan para penolong yang semu dan komersial, Mengapa? Karena kita tidak pernah memahami apa itu menolong. Karena itu menolong adalah membantu seseorang untuk dapat melakukan sesuatu hal. Karena itu seseorang yang menolong harus mau mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan tidak hanya lipst service aja menolong seperti contoh berikut :
Ada seorang yang tenggelam disebuah kolam berenang, kebetuluan seseorang tersebut tidaklah mahir dalam berenang. Ketika dia berteriak minta tolong, si A melewati kolam tersebut menjadi panik melihat kondisi tersebut sehingga dia pun ternyata perlu ditolong, kemudian si B mendengar teriakan orang tersebut lalu mengatakan : "makanya kalau tidak bisa berenang janganlah di kedalam 2 meter", kemudian datanglah si C sambil membuka buku tentang kiat - kiat berenang dengan cepat dan mengatakan isi buku tersebut kepada orang yang tenggelam tersebut, ini adalah para penolong semu, takut rugi secara material. Lalu si D datang hanya mengatakan "ini ambil pelampung!" tetapi orang tersebut tidak membutuhkan pertolongan demikian dia hanya membutuhkan pertolongan langsung, si D tersebut seperti orang - orang yang memberikan pertolongan tetapi kalau tidak menguntungkan bagi dirinya maka si D tidak memberikan pertolongan tersebut, ini adalah pertolongan komersial. tetapi si E melihat seseorang yang tenggelam tersebut langsung terjun ke kolam dan melakukan prosedur pertolongan bagi yang tenggelam, dan inilah pertolongan yang sesungguhnya yaitu mengorban seluruh kehidupannya untuk kebutuhan orang lain, hal itu hanya ditemukan dalam diri Tuhan Yesus Kristus dan yang sesungguhnya itulah ciri kehidupan orang Kristen, karena kehidupan orang Kristen mengikuti pola kehidupan Yesus Kristus (Filipi 2 : 5).

PEDULI KEPADA FIRMAN (MATIUS 12 : 7)

Di dalakan kamus besar bahasa Indonesia "Peduli" memiliki arti memperhatikan, menghiraukan. Dengan pemahaman yang lebih luas adalah memberikan hati, jiwa dan pikiran bahkan materi kepada sesuatu hal. Dengan tujuan akan memberikan nilai arti bagi hidupnya dan lingkungannya sendiri. Misalnya : "Ketika musim mudik ini banyak insan manusia memberikan kepedulian dalam perjalanan mudik ini, ada yang menyediakan transportasi murah, ada yang menyediakan paket gratis, bahkan elemen pemerintah begitu aktif untuk menunjukkan kepeduliannya dengan berbagai kegiatan mulai mengatur jalur lalulintas, memperbaiki infrastruktur supaya setiap orang dapat menikmati perjalanan mudik".
Lebih daripada itu Tuhan dalam FirmanNya mengingatkan umat manusia supaya peduli kepada kehendakNya dan mengaktualisasikan, memanifestasikannya dalam bentuk kehidupan sehari - hari. Karena tidaklah benar jika seseorang mengatakan telah melakukan sesuatu kepada Tuhan kalau tidak pernah peduli kepada FirmanNya. Itu sebabnya dalam perikope ini Tuhan mengingatkan kepada orang - orang bahwa kepedulian akan FirmanNya akan memotivasi dan menguatkan umatNya melakukan kehendakNya. Karena itu jika seseorang mengatakan bahwa dia tahu bahwa itu Firman Tuhan tetapi melaksanakannya sangat susah maka yang harus diperhatikan adalah apakah dia telah peduli kepada FirmanNya. Bagaimana dengan Anda!