Melihat dinamika kehidupan saat ini, yang semakin tidak jelas arah dan tujuannya maka setiap orang pasti menginginkan seorang penolong yang memberikan bantuan untuk dapat kuat menjalani dinamika kehidupan ini. Akan tetapi untuk memperoleh dan mencari seorang penolong sangat sulit sekali, sering menemukan para penolong yang semu dan komersial, Mengapa? Karena kita tidak pernah memahami apa itu menolong. Karena itu menolong adalah membantu seseorang untuk dapat melakukan sesuatu hal. Karena itu seseorang yang menolong harus mau mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan tidak hanya lipst service aja menolong seperti contoh berikut :
Ada seorang yang tenggelam disebuah kolam berenang, kebetuluan seseorang tersebut tidaklah mahir dalam berenang. Ketika dia berteriak minta tolong, si A melewati kolam tersebut menjadi panik melihat kondisi tersebut sehingga dia pun ternyata perlu ditolong, kemudian si B mendengar teriakan orang tersebut lalu mengatakan : "makanya kalau tidak bisa berenang janganlah di kedalam 2 meter", kemudian datanglah si C sambil membuka buku tentang kiat - kiat berenang dengan cepat dan mengatakan isi buku tersebut kepada orang yang tenggelam tersebut, ini adalah para penolong semu, takut rugi secara material. Lalu si D datang hanya mengatakan "ini ambil pelampung!" tetapi orang tersebut tidak membutuhkan pertolongan demikian dia hanya membutuhkan pertolongan langsung, si D tersebut seperti orang - orang yang memberikan pertolongan tetapi kalau tidak menguntungkan bagi dirinya maka si D tidak memberikan pertolongan tersebut, ini adalah pertolongan komersial. tetapi si E melihat seseorang yang tenggelam tersebut langsung terjun ke kolam dan melakukan prosedur pertolongan bagi yang tenggelam, dan inilah pertolongan yang sesungguhnya yaitu mengorban seluruh kehidupannya untuk kebutuhan orang lain, hal itu hanya ditemukan dalam diri Tuhan Yesus Kristus dan yang sesungguhnya itulah ciri kehidupan orang Kristen, karena kehidupan orang Kristen mengikuti pola kehidupan Yesus Kristus (Filipi 2 : 5).
Ada seorang yang tenggelam disebuah kolam berenang, kebetuluan seseorang tersebut tidaklah mahir dalam berenang. Ketika dia berteriak minta tolong, si A melewati kolam tersebut menjadi panik melihat kondisi tersebut sehingga dia pun ternyata perlu ditolong, kemudian si B mendengar teriakan orang tersebut lalu mengatakan : "makanya kalau tidak bisa berenang janganlah di kedalam 2 meter", kemudian datanglah si C sambil membuka buku tentang kiat - kiat berenang dengan cepat dan mengatakan isi buku tersebut kepada orang yang tenggelam tersebut, ini adalah para penolong semu, takut rugi secara material. Lalu si D datang hanya mengatakan "ini ambil pelampung!" tetapi orang tersebut tidak membutuhkan pertolongan demikian dia hanya membutuhkan pertolongan langsung, si D tersebut seperti orang - orang yang memberikan pertolongan tetapi kalau tidak menguntungkan bagi dirinya maka si D tidak memberikan pertolongan tersebut, ini adalah pertolongan komersial. tetapi si E melihat seseorang yang tenggelam tersebut langsung terjun ke kolam dan melakukan prosedur pertolongan bagi yang tenggelam, dan inilah pertolongan yang sesungguhnya yaitu mengorban seluruh kehidupannya untuk kebutuhan orang lain, hal itu hanya ditemukan dalam diri Tuhan Yesus Kristus dan yang sesungguhnya itulah ciri kehidupan orang Kristen, karena kehidupan orang Kristen mengikuti pola kehidupan Yesus Kristus (Filipi 2 : 5).