Selasa, 06 Oktober 2009

TANGGUNGJAWAB ORANG KRISTEN (AMSAL 19 : 17)

Di dalam dinamika lingkungan kita sehari - hari, banyak hal yang membuat kita semakin berproaktif, berkreatif, berinovatif sehingga kita telah dibawa dalam posisi kompetensi yang sesungguhnya. Misalnya ditengah - tengah kita banyak orang yang memiliki kekurangan. Kekurangan tersebut bisa aja dari aspek ekonomi, budaya, ilmu, teknologi dll. Namun yang paling mencolok adalah mereka kekurangan dari aspek ekonomi atau dengan kata lain mereka masuk dalam kondisi kemiskinan. Kemiskinan tersebut adalah kelemahan bagi mereka, sehingga mereka memiliki keterbatasan di dalam berproaktif, berkreatif, berinovasi.
Bagi dunia Kekristenan jika hal tersebut terjadi di tengah - tengah kehidupan kekristenan maka hal tersebut menjadi manifestasi iman. Artinya orang - orang Kristen akan melakukan tanggungjawabnya sebagai yang dibekali dan dipenuhi kekuatan Allah, sehingga melalui hal tersebut orang Kristen masuk dalam kompetensi iman yang sesungguhnya. Jika seseorang telah masuk dalam kompetensi maka akan terlihat kwalitas imannya kepada Dia. Bagaimanakah dengan Anda! Sudahkah anda telah melakukan tanggungjawab anda terhadap lingkungan anda? Do it now!!!

THE OWNER (ROMA 11 : 36)

Ketika saya melayani orang - orang yang mengalami duka..., sering saya menemukan suatu sikap yang sangat tidak tepat, di mana mereka menganggap bahwa orang - orang yang meninggalkan mereka adalah milik mereka. Demikian juga salah satu dampak buruk daripada orang - orang konsumerisme, adakalanya mereka sering menjadi pemilik obsolute daripada yang telah mereka konsumsi, sehingga sering sikap egois, dan individualistis tanpa care kepada orang lain. Jika hal ini terpelihara baik di kehidupan ini maka sama aja kita mengatakan bahwa Tuhan tidak ada peran sertanya terhadap lingkungan kehidupan (dunia) kita ini. Tetapi melaui renungan ini (Roma 11 : 36) kita diingatkan bahwa Dialah The Owner segala sesuatu di dunia ini, jika pun kita memiliki sanak dan saudara serta barang - barang berharga lainnya, itu hanya sebagai berkat Tuhan, yang diinginkan Tuhan dari kita dari berkat tersebut adalah kita harus membagikan berkat tersebut ke lingkungan sekitar supaya berkat yang kita terima tersebut menjadi kekuatan kepada kita untuk mengimani, berpengharapan kepadaNya. Ingatlah Berkat Tuhan adalah milikNya bukan milik kita.